Minggu, 31 Maret 2013

KONSEP – KONSEP DASAR SISTEM INFORMASI DALAM BISNIS!




KONSEP – KONSEP DASAR SISTEM INFORMASI DALAM BISNIS!

Teknologi informasi, termasuk sistem informasi berbasis internet, memainkan peranan penting dalam bisnis. Teknologi informasi dapat membantu segala jenis bisnis, meningkatkan efisiensi dan efektifitas proses bisnis mereka, pengambilan keputusan manajerial, dan kerjasama kelompok kerja, hingga dapat memperkuat posisi kopentitif mereka dalam pasar yang cepat sekali berubah. Hal ini berlaku ketika teknologi informasi digunakan untuk mendukung tim pengembangan produk, proses dukungan untuk pelanggan, transaksi e-commerce, atau dalam
aktivitas bisnis lainnya.

Ada 5 area yang dipusatkan ke dalam sistem informasi yaitu :
1. Konsep – konsep dasar
Konsep dasar keprilakuan, teknis, bisnis, dan manajerial termasuk mengenai berbagai
komponen dan peran sistem informasi. Contohnya meliputi konsep sistem informasi dasar
yang berasal dari teori sistem umum, atau konsep keunggulan kompetitif yang digunakan
untuk mengembangkan aplikasi bisnis teknologi informasi dalam keunggulan kompetitif.

2. Teknologi informasi
Konsep - konsep utama, pengembangan, dan berbagai isu manajemen teknologi informasi
yaitu meliputi hardware, software, jaringan, manajemen data, dan banyak teknologi
berbasis internet.

3. Aplikasi bisnis
Penggunaan utama dari sistem informasi untuk operasi, manajemen dan keunggulan kompetitif bisnis.

4. Proses pengembangan
Bagaimana para praktisi bisnis dan pakar informasi merencanakan, mengembangkan, dan
mengimplementasikan sistem informasi untuk memenuhi peluang bisnis.

5. Tantangan manajemen
Tantangan untuk secara efektif dan etis mengelola teknologi informasi pada tingkat pemakai akhir, perusahaan, dan global dalam bisnis.

DALAM DUNIA BISNIS

Dalam  dunia  bisnis,  teknologi  informasi  mempunyai  pengaruh  yang  nyata,  transaksi 
bisnis dicatat secara on-line, diolah dan  pada saat yang hampir bersamaan (real-time) 
hasil  pengolahan  atau  informasi  dapat  dilihat,  seperti  yang  lazim  dilakukan  para 
nasabah bank  pada  saat melakukan  transaksi pada ATM  (automated  teller machine). 
Selain  itu,  teknologi  informasi  juga dimanfaatkan untuk perdagangan secara elektronik 
atau  dikenal  sebagai  E-Commerce.  E-Commerce  adalah  perdagangan menggunakan 
jaringan komunikasi internet.  
Sistem E-commerce dapat diklasifikasikan kedalam 3 (tiga) tipe aplikasi berikut, yaitu : 


a.  Electronic  Markets  (EMs)
yaitu  sebuah  sarana  yang  menggunakan  teknologi 
informasi  dan  komunikasi  untuk  melakukan  atau  menyajikan  penawaran  dalam 
sebuah  segmen  pasar,  sehingga  pembeli  dapat membandingkan  berbagai macam 
harga yang ditawarkan. Dalam pengertian lain, EMs adalah sebuah sistem informasi 
antar organisasi yang menyediakan  fasilitas-fasilitas bagi para penjual dan pembeli 
untuk bertukar informasi tentang harga dan produk yang ditawarkan.



b.Elektronic  Data  Interchange  (EDI)
adalah  sarana  untuk  mengefisienkan 
pertukaran  data  transaksi-transaksi  regular  yang  berulang  dalam  jumlah  besar 
antara  organisasi-organisasi  komersial.  Secara  formal,  EDI  didefinisikan  oleh 
International  Data  Exchabge  Association  (IDEA)  sebagai  transfer  data  terstruktur 
dengan  format  standard  yang  telah  disepakati,  yang  dilakukan  dari  satu  sistem 
komputer  ke  sistem  komputer  lain  dengan  menggunakan  media  elektronik .  EDI 
sangat luas penggunaaanya, biasanya digunakan oleh kelompok retail besar, ketika 
melakukan  transaksi bisnis dengan para supplier mereka. EDI memiliki standarisasi 
pengkodean  transaksi  perdagangan,  sehingga  organisasi  komersial  tersebut  dapat 
berkomunikasi secara langsung dari satu sistem komputer ke sistem komputer yang 
lain,  tanpa memerlukan  hardcopy  atau  faktur,  sehingga  terhindar  dari  penundaan, 
kesalahan  yang  tidak  disengaja  dalam  penanganan  berkas  dan  intervensi  dari 
manusia.  


c.  Internet Commerce
adalah penggunaan internet yang berbasis teknologi informasi 
dan  komunikasi  untuk  aktivitas  perdagangan.  Kegiatan  komersial  ini,  seperti  iklan 
dalam penjualan produk dan jasa. Transaksi yang dapat dilakukan di internet, antara 
lain pemesanan/pembelian barang dimana barang akan dikirimkan melalui pos atau 
sarana lain setelah uang ditransfer ke rekening penjual.


Di samping  itu  teknologi  informasi memiliki banyak peranan dalam membantu manusia 
dan memecahkan masalah. Membantu manusia dalam :  
o  meningkatkan produktivitas,  
o  meningkatkan efektivitas,  
o  meningkatkan efisiensi,  
o  meningkatkan mutu,  
o  meningkatkan kreativitas,  
o  problem solving (pemecahan masalah).   
Tanggung  jawab  pemakai   teknologi  informasi  akan memberikan  peran  yang  penting 
dalam  memaksimalkan  kinerja  teknologi  informasi.  Peran  yang  dimainkan   pemakai 
adalah tahu  cara  menggunakan  teknologi  informasi  dan  keterbatasannya  dalam 
berbagai situasi, pemakai harus dapat menggunakan teknologi  informasi dengan benar 
dan beretika sehingga tidak melanggar hak, privasi dan keberadaan orang lain, pemakai 
harus melindungi data dan  informasi yang berada di dalam sistem komputer atau yang 
dikirim melalui jaringan, dari kehilangan dan kerusakan        

0 komentar:

Poskan Komentar